Friday, October 31, 2014

Jumatulis Season 2 - 06 SMA - Tentang Ti ( Lagi )



Oke, dari judulnya mungkin bisa ditebak, ini lagi-lagi tentang si Ti, yah, dan ini lagi-lagi tentang tema dari grup yang diikutin sama Ti, temanya ialah SMA.
hahaha!! Ti, tertawa dalam hati, setelah sekian lama bengong sambil kerja, dan juga melamun sambil ngeprint laporan dan ngecek kertas kerja sekalian dengerin lagu, dia belom bisa mutusin mau nulis tentang apa.

Sementara itu, dalam pikirannya berputar kembali kejadian-kejadian masa SMA yang, yah, kalau mau dikatakan indah, yah bisalah, secara yah, SMA St. Fransiskus Assisi tempat Ti melanjutkan pendidikannya setelah SMP ini salah satu sekolah favorit, tempatnya strategis, di depan gerbang sekolah ada warnet 2 biji, sampingnya warnet ada warung kopi, terus lurus lagi, pas di persimpangan ada rental ps juga, dan berderetan juga warung makanan.. Itu di depan gerbang langsung loh, nah, kalo di pintu belakang yang bisa dipanjatin, itu ada tempat buat maen biliard, warnet, serta warung kopi juga. Belom lagi peraturan sekolah yang memperbolehkan siswa-siswi untuk berpakaian bebas rapi dari hari selasa-sabtu, serasa anak kuliah gitu. dan boleh dibilang, hal ini dibanggakan siswa-siswi sekolah itu.

Terbayang oleh Ti, hari pertamanya masuk sekolah ini, Masa Orientasi Siswa atau yang biasa disebut MOS, kegiatan geblek yang cuman mo nunjukkin superiornya sebuah sistem senioritas yang ga bermanfaat sama sekali kalo isinya cuman buat bentak-bentak dan ngehukum siswa-siswi baru dengan hal yang ga lumrah seperti ngebawa kacang hijau terus musti diitung, atau ngajakin tiang voli pacaran, juga atribut-atribut memalukan kayak topi dari koran atau name tag gede2 dari plastik hitam yang ditempelin karton putih dengan nama-nama pemberian bodoh yang mesti dipakai. HAH! Geblek.
Jadi, selama seminggu MOS, hanya hari pertama dan hari terakhir Ti menampakkan diri di sekolah, sisanya dihabiskan di warnet, dan sepertinya keputusan itu cukup tepat, mengingat dia punya kenalan beberapa anak kelas 3 yang juga panitia yang bisa dimintain tolong untuk mengisi absennya setiap hari. Dia aman dari perploncoan, nggak nambah musuh kayak temen sekelasnya si Parjo yang sempet berantem ama senior yang ujung-ujungnya, seperti biasa, dikroyok tuh anak.

Masa-masa MOS yang nggak diikutin Ti pun lewat, dan kegiatan sekolah bakal dimulai dengan temen-temen baru, tepatnya baru ketemu lagi setelah berpisah karna lain SMP.
yah, segelintir wajah yang baru dikenal memang ada, dan yang tak disangka, ternyata, Maria, sang pacar pertama (belum pernah ada kata putus, jadi belom jadi mantan) juga sekolah di situ, nggak mustahil sih, toh SMP Maria yah di situ juga, jadi ga aneh kalo dia ngelanjutin di SMA yang sama.

Dia masih cantik dan manis, pikirnya, dan ketika ada saat mereka berpapasan atau bertegus sapa, sorakan teman-teman membahana, kisah mereka ternyata diketahui khalayak ramai, hahahaha. Dan sampai saat ini Ti masih sedikit merenung, mengapa dia bisa pisah begitu aja ya ?

Ada juga saat Ti yang diketahui jago buat puisi dimintain tolong untuk ngebuat surat cinta sama temennya yang mo nembak cewek gebetannya setelah dua tahun memendam rasa, HAHAHAHA!
Surat cinta ? yes, surat cinta, masih jamannya kok, secara handphone masih mahal, dan ga semua orang punya.
dan ketahuilah, ternyata cewek yang ditembak temennya itu malah sukanya sama Ti, bahkan dia bisa tahu, surat cinta itu Ti yang buat, bukannya si Yanto. Ajaibnya lagi, ga berapa lama setelah Yanto ditolak dengan alasan klasik "masih pengen fokus skolah" eh Ti ama Evi jadian, dan ini sungguh sangat menyakiti perasaan Yanto yang kemudian stop bertegur sapa dengan Ti karena dianggep merebut sang pujaan hati.
Well, meski kemudian kisah mereka kandas setelah Ti merasa jenuh, dan kisah komplitnya terlalu pedih untuk diceritakan, karena Ti masih teramat menyesal dengan keputusannya itu.

Diingatnya juga saat mereka yang masuk di tim basket sekolah harus berjuang keras ngajuin proposal dan izin hanya untuk ikut kejuaraan antar sekolah, mendaftar dengan uang patungan dengan harapan kecil tuh duit diganti padahal ngebawa nama sekolah. Lalu ada juga perselisihan antar etnis yang bikin heboh sekolah sampai-sampai menelpon polisi beberapa kali.

Shiet, kenapa jadi nostalgia sendiri gini, pikirnya. Ti masih bengong dan layar laptop di depannya masih putih, hanya terisi pada bagian judul.
tak lama, jari-jarinya mulai menekan pelan keyboard sambil mengingat masa yang dirasanya masih terindah sampai saat ini.


"kisahku, kisahmu teman"

kisahku, kisahmu teman,
hanya sekian tahun.
ada gila, ada bodoh, ada canda serta tawa
meski juga kadang ada selisih kata, dan hampir saja bertukar bogem mentah
tapi di akhir kita bisa tertawa mengenangnya.

kisahku, kisahmu teman,
mungkin hanya sekejap dirasakan,
dan tak sama di beberapa bagian,
namun semoga sepanjang hidup masih bisa diterakan.

kisahku, kisahmu teman,
tak seiring harus berjalan, tapi sama-sama berjuang.
mengejar cinta, bertarung dengan keluh kesah,
menikmati hidup, dan lain sebagainya.
sampai nanti kita bertemu lagi
duduk bersama sambil tertawa, saling berbagi cerita .

kisahku, dan kisahmu teman.
itu ada, dan nyata.


---------------------------------------------------------------------------------------------------



@sayah_ian 31 Oktober 2014



salam berantakan..~~




Friday, October 24, 2014

Jumatulis Season 2 - 05 Terasi - Tentang Ti


Jadi, alkisah pada jaman sekarang, ada seorang laki-laki, seorang warga keturunan dengan perawakan tidak terlalu tinggi, berkulit (tadinya putih) kuning langsat, berkacamata, memiliki wajah menarik yang seringkali dikira masih anak SMA atau mahasiswa dan yah, baru mulai belajar menulis blog. Sebut saja dia Ti.
Kebetulan, dia mengikuti, ah bukan mengikuti tapi ikut serta -uhmm, bedanya apa yah- dalam sebuah grup, dimana grup tersebut dibuat untuk memotivasi para anggotanya untuk rajin menulis, tak peduli itu sebuah karangan fiksi, prosa manis, puisi cinta, catatan perjalanan, bahkan omong kosong belaka.
Oke, yang terakhir itu kebanyakan Ti yang nulis.
Di tengah kesibukan kerjanya yang mulai padat di suatu waktu di penghujung tahun, dan di hari yang telah ditentukan untuk posting tulisan yang dibuat. Dia kewalahan dengan tema yang diberikan kali ini.
Temanya adalah terasi, iya, terasi. Ti hanya tahu terasi itu bumbu dapur, eh bukan, hmmm. Apa ya namanya, yah pokoknya terasi itu salah satu bahan masakan asli Indonesia. Dibuatnya dari ebi, itu aja udah.
Dan setelah berpikir keras, mencari ide di tengah tumpukan berlembar-lembar kertas berisi angka dan menatap file-file Ms. Excel. Juga berjongkok di American Standard, bahkan duduk di atas Toto, belum ada hasil yang menggembirakan.

Layar laman entri di laptopnya masih kosong, dan Ti pun hanya menatap kosong sambil tangan menggerakkan mouse sesekali. Tak lama, dia mulai mengetik.

"Terasi itu ......









BAU!!

Selesai."

Tangannya mengarahkan mouse. Klik!
Postingan telah selesai dibuat.
Sungguh sebuah mahakarya, sebuah masterpiece abad ini oleh Ti, sang perangkai kata-kata bodoh, pengarang cerita yang sia-sia, dan backpacker wannabe.
Terima kasih.


@sayah_ian 22 Oktober 2014.

Salam berantakan..~~

Friday, October 17, 2014

Jumatulis Season 2 - 04 Bel - bel ?



Aku terbaring di ruang tamu setelah terlalu lelah memindahkan barang-barangku, dan ketika aku mulai terlelap, bel berbunyi dari arah pintu. Aku pun bangun dengan susah payah dan berjalan ke arah pintu, mungkin ada barangku yang masih tertinggal di truk agen pemindahan tadi, pikirku.
Bel itu masih berbunyi sekali sebelum aku mencapai pintu.
Klek! Pintu kubuka, tapi tidak ada siapa-siapa.
Ahh, mungkin anak tetangga sedang iseng, dan aku pun teringat ketika dulu sering melakukan hal seperti ini. Aku terlalu lelah untuk mencari tahu, dan kemudian setelah menutup pintu dan menguncinya, aku berjalan cepat kembali ke sofa dan akan melanjutkan tidurku.
TETTT!!!
Aku tersentak bangun, bel berbunyi seakan dekat sekali dengan telingaku.
TETTT!!!
Bel itu berbunyi lagi, dengan raut kesal aku menghambur ke arah pintu dan siap berteriak kepada siapapun yang dengan sopannya datang bertamu jam 1 dini hari.
Pintu kubuka dan tak ada siapapun di sana, dan sekilas kulihat ada jejak kotor di lantai depan pintu, siapapun itu, pasti dia yang mengerjaiku. Kubanting pintu dan masuk kembali ke dalam, dan tanpa mau memikirkannya lagi, aku kembali tidur.

Tok tok tok! Ketokan kencang di depan pintu.
"Greee, ini gue Endo, buka woy!!"

Aku bangun lagi untuk kesekian kalinya, setelah semalam diganggu bel yang sepertinya berbunyi setiap jam, dan setiap kali dan secepat apapun aku membuka pintu, tidak ada siapa-siapa di sana.

"Iyaaa, tunggu bentar." jawabku sambil melangkah ke arah pintu dengan mata tertutup.
"Lama amat sih" kata Endo sambil melangkah masuk, "Ada kali setengah jam gue gedor pintu lu, untung ga gue dobrak" lanjutnya.
"Lahh, kan ada bel, lebih kenceng kali daripada lu mesti ketok" balasku sambil menutup pintu.
"Bel ? Lu ngimpi ?? Baru juga lu pindah ke sini kemaren, emank lu uda pasang bel ?"

Mendengar itu, aku terdiam, secepat mungkin membuka pintu, melompat keluar dan melihat pintu dan sekelilingnya.
Tidak ada bel terpasang.


@sayah_ian 17 oktober 2014



salam berantakan..~~




Friday, October 10, 2014

Jumatulis Season 2 - 03 Pesona - Pesona Pulau Sang Dewata (Catatan Perjalanan)


well, postingan ke-3 untuk nJum, dengan tema pesona.
catper ini keping pertama dari mimpi yang masih jauh dari kata selesai.

Bali, pertama kali menginjakkan kaki ke sini, perjalanan seorang diri,
dimulai saat ajakan dari teman, catatan perjalanan para traveller, dan lain sebagainya yang membuat sayah tak berpikir panjang untuk hunting tiket murah. setelah dapet tiketnya, pencarian informasi pun dimulai, di mana sayah bisa menginap dan makan dengan harga semurah-murahnya, tempat-tempat yang wajib dikunjungi, dan tentunya tempat terbaik menikmati sunset dan cahaya senja.
itinerary selesai dan tinggal menanti tanggal keberangkatan!


19-20 Juli 2013, terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

perjalanan dimulai dengan ransel di pundak, karena dapet tiket penerbangan Jkt-Dps jam 6 pagi, mau ga mau sayah harus sudah terbang ke Jakarta sehari sebelumnya, dan untuk menghemat cost nginap, sayah rencana nginep di bandara, di terminal 3 tepatnya. oke, karna di atas penuh, sayah pindah ke bawah, yg ga ada orangnya, tapi dinginnya ampun dah! tidur cuman sebentar2 karna ujung kaki sayah kedinginan, maklum, cuman modal sendal jepit ke sono nya mah.

Check-in Counter Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Jam 02:11 dini hari
skip skip. flight. skip.
yes!! finally, sampe juga di Bali, yeeehaaaaa, jalann jalannnn.. eitss.. belom, itinerary sayah, hari ini langsung menuju Gili Trawangan, Lombok, cih.. nginget bagian ini, dah kesel duluan, kampret!
jadi, sayah uda booking seat boat ke Gili Trawangan, dan sama pihak agent nya itu, sayah bakal di jemput di bandara, tapi setelah menanti sekian lama, belom juga nampak yang jemput sayah, kesel donk, sayah kontak lewat email, sms dan juga telpon, respon pertama, driver nya masih keliling jemput tamu, sayah maklumi. nunggu lagi, eh belom dateng2 juga.. espresso aja uda abis 2 gelas.
setelah sayah hubungi lagi, ternyata ga ada respon, sms, email dan telpon ga digubris.
5 jam pertama di Bali sayah habiskan menunggu di bandara hanya untuk tahu, driver nya salah jemput orang dengan nama yang sama, dan tujuan yang sama. kampret ga tuh ?? kebetulan yang terlalu mengejutkan!!
anjret, masih kesel.. cuihhh!! bad mood, dan kesel, terus cs agentnya nelpon, langsung dah sayah ngomel2, masa bisa drivernya jemput cuman nanya nama, kan masih ada nomer hp sayah, dan sayah dikasi tau setelah berapa jam nunggu.
dan seingat sayah, sampai saat ini, moment ini yang bikin sayah gondok setengah mati kalo diinget lagi..

Bandara Internasional Ngurah Rai
tempat nunggu bodoh! T_T
skip.. kalo mo dilanjutin, ga abis omelan sayah mah.
dengan kacaunya rencana, langsung deh keluar, naek taksi ke Poppies Lane, jalan di mana banyak penginapan murah bagi para backpacker.
tips buat yang pertama kali ke Bali, jangan mau naek taksi yang masih dalem area bandara, mahal,. mendingan jalan ke arah luar bandara dulu, ntar ada tuh taksi2 blue bird yang ngedrop passenger, nah, tinggal kasih kode kamu mo naik taksinya, ntar paling dikasi kode nunggu n jalan keluar dikit buat naek.

sepanjang perjalanan di dalem taksi, coba ngilangin kesel dengan ngeliatin sekitar, wah ternyata di Bali jalannya kecil, wah banyak bule, wah banyak cewek cakep, wah banyak tempat makan, dan wah wah yang lain. maklum, orang pedalaman.
sampai di Poppies Lane 2, jalan deh, keliling, nyari penginapan murah n nyaman.
skip.. skip..
nelpon rental motor, motor dianter.. keliling deh. tujuan pertama, apalagi kalo bukan the so famous pantai Kuta ?
Pantai Kuta
ternyata segini doank pantai Kuta, kirain kayak gimana gitu, hahahha, tapi lumayan lah, minus nya sih di bagian kotor plus terlalu banyak pedagang nya.
Hard Rock Cafe

Beachwalk, mall dengan konsep keren tepat di sebrang pantai Kuta, jalan nya nembus ke poppies 2, jadi bisa balik penginapan lewat sini, hehehe..
Beachwalk

Monumen Ground Zero
Monumen Ground Zero, spot tragedi Bom Bali 2, hmm, di sini kalo malem, hualah2 ramenya... pusatnya kehidupan malem.
bisa jadi tempat janjian juga seh kayaknya, dan tempat jualan buat sales2 dan marketing hotel.
oh iya, depannya ada cafe yang ngasih live music, jadi berdiri2 di sini juga uda bisa nikmatin, kalo mo ampe tengah malem, nah, deket banget ama tempat ajeb2. lanjut ajeb2 bisa..~~





21 Juli 2013, Bali.

hari ke-2, dengan itinerary yang uda kegeser jadwalnya, hari ini rencananya jalan ke area Nusa Dua, terus lanjut pantai yang searah ke Uluwatu. 
sampe di lokasi, wah, kompleks Nusa Dua, hotel2 n resort2 elite neh di sini, mikir.. dan sambil muter2 dengan ngandelin Google Maps di hape, sayah nyari jalan ke water blow nya, akhirnya sampe dan.. wahh.. kerenn..~~ tebing karang yang terbentuk karna hempasan ombak yang terus menerus, dan bahkan hempasan ombaknya bisa tinggi banget, jadi spot foto yang cukup menarik.


Waterblow Nusa Dua
Salah satu pantai kecil di public area Nusa Dua
selesai dari sini, begitu jalan keluar ada plang yang nunjukkin arah ke Uluwatu, ikutlah sayah, begitu jalan, hmm, lewatin area yang sepii banget, ga ada rumah penduduk sama sekali dengan jalan setengah jadi. karna mikirnya ini jalan-jalan, ya uda, tancep terus sampe kemudian ngeliatin ada plang tempat wisata, belok deh.. masuk ke dalam, ternyata ad pura kecil, namanya lupa.. terus ada tangga turun ke bawah, ke arah pantai.. huahhh..~~ ga tau namanya, tapi pantainya bagus, masih alami, cmn ada petani rumput laut aja di kejauhan.. pasir putih n sepi, jadi berasa pantai milik pribadi..~~ turun tangga nya sih semangat neh, tapi ketahuilah, untuk naik, ga semudah itu.. 


Selfie..~~
Pantai..~
lanjut dari sini, ada Pantai Pandawa, dan jadi pantai favorit sayah untuk ngabisin waktu.. pasir putih, bersih, bebas orang yang nawarin jualan.. pantai yang jadi tempat penangkaran rumput laut, hehe, dapet info dari bapak2 yang jualan di sana, tapi sayang, pas taon ini dateng. tempat jualannya terlalu padat skrg, mungkin karna tambah rame, tapi pantainya masih seindah yang sayah ingat.

Pantai Pandawa

Pantai Pandawa
abis dari pantai Pandawa ini, ketemu lagi ama pantai, Balangan Beach, salah satu pantai buat surfing n mandi n berjemur.. 


Balangan Beach
lanjut.. ke Pura Uluwatu, setelah panas2an di atas motor, huff.. rencananya mau keliling di sini ampe sore, terus nonton tari kecak..~ pemandangan indah, dan sampe di tepian tebing nya sayah mikir.. kalo kira2 loncat, butuh berapa lama sampe di bawah ? dan karena sayah males ngetik, sayah kasih poto2 aja.. :p


Uluwatu in panorama mode
Pantai di bawah tebing
Monyet di Uluwatu


         
               Selfie..~~












Kecak Dance
Sunset while waiting perform

pulangnya dari Uluwatu, sepanjang jalan gelap karna kurang penerangan, dan sayah berterima kasih pada mobil di depan yang bersedia sayah buntutin demi penerangan.. berakhirlah satu hari di Bali dengan tambahan memori.

22 Juli 2013, Ubud, Bali.

berbekal Google Maps dan hanya dengan celana pendek selutut plus kaos, sayah berangkat ke Ubud, sendirian, tujuan utama sayah itu untuk makan, yep.. babi guling Bu Oka yang terkenal.. hahahah, dan sayah menolak makan babi guling sebelum makan yang di sini, biar bisa dijadiin patokan.
sempat kehujanan nggak menyurutkan niat sayah.. lah wong uda mo nyampe >.<
tapi bersyukur sih, jadinya kondisi adem pas jalan2.. setelah muter2 ga jelas di Ubud yang jalannya membingungkan.. sampailah sayah..
horeee, makannn.. dan rasanya, huahh.. bagi penikmat daging babi seperti sayah.. uhuyy.. enak beuddd, cuman minus sate nya aja..
oke skip.. sayah lagi kelaparan, jadi masalah makan ga baik dicritakan panjang lebar.
selesai makan, motor sayah parkirkan di alun-alun tengah, dan kemudian berjalan kaki.menyusuri pasar Ubud, keliling2 toko2 yang jualan mulai dari merk lokal, ampe internasional.

selesai dari Ubud, lanjut lagi ke Bedugul, kali ini, kedinginan melanda.. dinginnya menusuk tulang, mana berkabut lagi, jalan di depan cuman keliatan sekian meter.. alhasil, sayah banyak berhenti karna kedinginan, huahhh..~~ dan begitu sampe, sayah menikmati keindahan Pura Bedugul dengan ditemani gerimis dan kabut yang menutupi danaunya..

Pura Bedugul
dengan kondisi masih kedinginan dan pengen ngejar sunset di Tanah Lot, ujan gerimis pun sayah terobos, ha ha ha.. perjalanan yang ternyata lumayan jauh.. dan begitu sampai, bused.. lautan orang, rame banget (--a) mood mo poto2 Tanah Lot nya ndiri ilang, view apa yang mo dipoto kalo banyak orang keliaran ?
bahkan sunset sekalipun ga dapet, padahal tadinya cerah, eh tetiba berawan.. huaaaa T_T

Pura kecil di ujung tebing Tanah Lot
sunsetnya ketutup awan T_T
dan berakhir pula satu hari ini.. dan berburu sunset indah di Bali masih belum mendapatkan hasil..

23 Juli 2013

hari ini, rencananya balik lagi ke arah selatan Bali, ke GWK terus keliling pantai dan pantai, sambil berburu sunset di tujuan akhir, Pantai Bluepoint, yg katanya punya sunset indah.
Garuda Wisnu Kencana Cultural Park biasa disebut GWK aja, ini kompleks luas di mana rencananya akan ada patung Garuda Wisnu yang akan dibangun dengan tinggi 126 meter dan lebar 64 meter. patung ini dibuat oleh I Nyoman Nuarta dan bakal jadi salah satu statue tertinggi di dunia.
selain patung Garuda Wisnu, juga ada patung Dewa Wisnu di Wisnu Plaza, tempat tertinggi di area GWK. yang menarik sih, ada Amphitheater yang nampilin tarian tradisional kayak kecak, tari Barong, tari Bali gitu secara gratis.
dan pas sayah ke sini sih, dapet nonton tari Barong, ama tari Bali.
next, pas lagi nyari ke arah Pantai Dreamland, ada bule minta tumpangan, haahhaha, dari ceritanya dia, katanya uda ampir sejam minta tumpangan, tapi ga ad yg berhenti, mungkin kode jempol belom lumrah di Indonesia atau pada takut ketepu.. dia minta tolong dianterin ke hotel tempat dia nginap, namanya Daniol seorang Catalan.
sampe di hotel, bukan hotel sih, penginapan biasa, dia ngajakin ke pantai Bingin yg deket situ, trus mo traktir minum. namanya di traktir dah, hayukk,.
lanjut dari situ, masih nyari pantai Dreamland, padahal uda dikasi tau ama si Daniol ini, tapi masih aja ga ketemu >.<
akhirnya ke pantai Padang-Padang. 

Pantai Padang-Padang
pantai Bluepoint jadi lokasi selanjutnya, dan ternyata bener, di pantai ini sunset indah buangettttt..~~
bahkan kamera sekalipun nggak mampu ngeabadiin kerennya sunset di sini. sayah cuman bawa hp berkamera standard >.<
Sunset pantai Bluepoint (Uluwatu Beach)
balik dari sini, uda lancar neh, uda tau jalannya karna kemaren pas balik dari Pura Uluwatu lewat jalan yang sama.. malem pun berlalu dengan nongkrong n minum bareng di penginapan dengan 2 backpacker dari Prancis, 4 dari Inggris dan 2 lainnya dari Indonesia.

24 Juli 2013 sekitaran Kuta, Bali.

hari ini break jalan-jalan dlu, pagi2 bangun buat nyari nasi jinggo., terus balik penginapan buat tidur lagi.. skitaran sore baru keluar, ke Discovery Mall buat ketemu ma temen SMA yang kerja di sini dan kemudian baru bener2 menikmati sore di pantai Kuta.. 

sejajaran pantai Kuta yang di belakang Discovery Mall

Surfer di pantai Kuta
 malemnya, ajeb2 donk..~~ ha ha ha,,~~ keliling dari 1 tempat ke tempat lain..~~


25 Juli 2013, Airport, Batu Belig, Seminyak, Bali.

hari ini temen-temen yang dari Jakarta dateng ke Bali buat liburan, Tere, Chris, Kath, Cend, Vincent dan Welly. check out dari penginapan Poppies, sayah nungguin mereka di airport, sambil tukeran motor rental ke mobil rental. begitu nyampe sih yak kita pergi makan siang dulu di Nasi Pedes Bu Andhika, jalan ke Joger di sebrangnya bentar baru deh meluncur Seminyak Town House, tempat kita nginep. abis istirahat bentar, Kath ama Cend ngajakin ke Cocoon Resto Beach Club, wuih.. minuman n makanan di sana.. ajib mahalnyaaaa. 
bagus penampilan doank seh, untuk rasa, standar aja.. mana isinya bule smua lagi, hihhh, pantesan harga bule juga..


Mojito, Jus sama Strawberry apa gitu..
masih kelaperan karna ga makan di Cocoon, kita ke Naughty Nuri's di jalan Batu Belig, Seminyak dengan menu iga babi panggang.. porsinya wah, gede, plus enak..!!! tahun ini pun sayah balik lagi ke sana buat makan ini, meski harganya lumayan, tapi sepadan untuk rasa dan ukurannya. ga nyesel makannya! :D

Iga panggang Nauhgty Nuri's


kenyang, abis makan, kita ke pantai Petitenget, nikmati sunset sebelum malem menjelang..

Sunset Pantai Petitenget

Sunset Pantai Petitenget











dan malem pun dateng, kita balik ke seminyak town house..

26 Juli 2013, Tanjung Benoa, Kuta, Legian, Bali.

karna cuman nginep 1 malem di Seminyak Town House, jadi, isi mobil penuh ama koper, padahal yah kita mau ke Ubud, hahahahah, ke Ubud lagi, ke tempat makan yang sama, jalan-jalan lagi di tempat yang sama bagi sayah. tapi syukur seh sayah duluan uda ke sini, jadi bisa ngasih tau jalannya, ga kayak sayah kemaren.. muter-muter nggak jelas sendirian.


Babi Guling Bu Oka

abis dari Ubud, rencananya ke Tanah Lot, tapi kita malah nyasar, wakakkakakaka, kita malah ke Pura Gede Batu Luhur Ngaus, yang berada di sebelah kiri tebing nya Tanah Lot, tapi keren loh di sini, pantai dengan pasir hitam, dan Pura nya pun dari batu hitam. 

Pantai seberang jauh Tanah Lot
mulai capek ngetik.. dan balik dari sini, kita ke Tanah Lot, kali ini yang beneran, tapi karna da kesorean, ga bisa ngapa2in lagi di sini, cuman muter-muter aja.
tak lama di sini, kita balik ke Seminyak, makan malam di warung Italia, dengan menu khas kayak spagetti dan lain-lain. yang spesial sih pizzanya, ukuran nya gedee.. trus rasanya juga lumayan dengan harga bersahabat pula..

27 Juli 2013, Tanjung Benoa, Jimbaran, Legian, Kuta, Bali.

water sport hari ini., yah, temen2 aja seh, sayah mah nggak.. bukan, bukan ga bisa berenang, ga pengen aja, ga terlalu tertarik meski akhirnya ngiri >.<
tanjung Benoa, pusatnya water sport, saran aja sih, kalo mao maen di sini, ada baiknya nyari voucher atau tanya ke agent aja.. kalo mao langsung ke sini, kena harga bule bisa nyahok.. selisih bisa 3x lipat.
abis itu nyantai di cafe tepi pantai nya gitu, ntah apa namanya, sayah lupa, yang jelas tempat mahal.. T_T
nasi goreng ama minuman abis nya bisa 200k.. kalo beli nasi jinggo, dapet tuh 50 bungkus!


Restoran tepi pantai Tanjung Benoa
balik dari sini, hmm, kemana yah, kalo ga salah kita langsung ke Jimbaran deh, nyantai n maen di pantai sambil nungguin sunset..~~


Jimbaran -  (Kiri ke kanan) Vincent, Chris, Tere, Kath, Cend, Ian, Welly
dalem mobil..~~
Beachwalk - Kuta

28 Juli 2013, Bali, Jakarta, Pontianak.

dan berakhirlah sudah seluruh rangkaian acara sayah, yang tersisa hanya memori yang tentunya takkan sayah lupakan..~~ Bali, pesona pulau dewata ini sungguh nyata, dan tak heran orang-orang membanggakannya..
pulang, dengan tambahan memori tentang perjalanan, dan perkenalan.


in Flight


@sayah_ian 10 Oktober 2014.



tema pesona Jumatulis yang ke-3 ini ntah bisa disambungin nggak dengan cerita sayah di atas, bukan cerita bagus, isinya cuman pamer,. tapi Bali punya pesonanya sendiri, pesona keindahan alam, budaya dan juga rasa.
semoga perjalanan sayah backpacker sendiri tak berakhir di sini, masih banyak tempat yang ingin saya datangi.
kedengaran egois mungkin, tapi yah, kadang sendiri buat sayah lebih berani mencoba dan berekspresi, karna tak ad yang bisa sayah celakai atau rugikan selain diri sayah sendiri. beuh. ngomong apa pula sayah..

oke, dan terakhir, bagi yang mengharamkan babi, sayah mohon maaf untuk cerita sayah di atas yang sedikit mengandung babi. mungkin ada yang risih, atau merasa tak nyaman. ya sudahlah, we can't please everyone :D


salam berantakan..~~






Friday, October 3, 2014

Jumatulis Season 2 - 02 Hasrat - Belum ada judul


kali ini sayah ngepost puisi tentang cinta, topik yang ga pernah mati, dari awal penciptaan, sampai nanti kiamat. selalu ada cerita tentang cinta, yang entah itu ada sakit, ada luka, ada senang, ada sayang, dan ada hasrat, juga khianat..
ahahahahha, keren ye bahasa di atas,.
hmmm.. silakan dicaci maki..

"..... "

hasratnya bergejolak
dia jatuh cinta pada wanita indah.
tapi,
sayangnya,
sang wanita indah tak mengindahkannya.

dia mengharap kebersamaan,
penerimaan, sedikit.
mungkin sekian menit.
tak harus juga setiap hari,
mungkin satu dalam beberapa hari sekali.
atau pula minggu.
agar bisa memadu seperti kekasih baru.

dia berharap, karena tahu.
sang wanita indah juga punya hasrat rasa.
dan semakin wanita indah menyembunyikannya,
semakin semuanya terlihat nyata.
lewat tulisan, tutur ucapan dan juga,
sekian banyak pencarian.

dia mencintai,
wanita indah tak mau mengakui.
hasrat ini, mungkin tak bisa saling memiliki..


@sayah_ian 27 September 2014



yepp.. ini posting jumatulis season 2 yang kedua dengan tema "hasrat", sayah sudahhh, untunglah tema yang ini ga seribet tema yang kemaren..
oh iya, sekiranya ada yang mau berbaik hati untuk ngasih judul ke tulisan bodoh sayah di atas sayah akan sangat berterima kasih..


salam berantakan..~~