Wednesday, August 5, 2020

Salam


semoga aku tak lelah
walau kadang tak terucap lewat suara ataupun tersurat dalam kata
untuk setiap harinya, 
izinkan aku mengucapkan selamat pagi, semoga harimu menyenangkan
mari bahagiakan diri hari ini, 
esok biarlah esok yang bercerita

dan juga selamat siang, semoga makan siangmu mengenyangkan
dan semoga harimu tetap menyenangkan
hidup tak bisa jadi lebih baik saat kita lupa cara untuk menikmati


dan juga selamat malam, 
mari tutup hari ini dengan bahagia
hilangkan semua lelah dan lupakan jika ada luka
semoga kantukmu tak menunggu subuh
dan lelapmu tak terganggu.




@sayah_ian

5 Agustus 2020. salam berantakan..~



masih bisakah ?



senjanya kini abu-abu
ditemani rundungan angin kencang berderu

jingga indah senyap menghilang 
hanya tersisa abu dan hitam menjulang

dia tertawa dalam lelah melawan luka
dan kemudian bertanya pada semesta
masih bisakah merindu asa ?





@sayah_ian

5 Agustus 2020, salam berantakan..~

Monday, July 6, 2020

Draft 4 Tahun yang Lalu

hmm.. menemukan tulisan di bawah di draft, tertanggal di tahun 2016, 4 tahun yang lalu.
ntah sedang dalam kondisi apa, atau sedang mengkhayalkan apa tulisan ini sa buat.
ya sudahlah, baiknya sa post sajah.


"Tertanggal di tahun 2016"

ceritanya dia uda ngebuang semuanya, semuanya.
itu yang uda dia ikrarkan dalam hati. cuman dia sendiri yang tau
yah, itu saat dia diketawain sama hidup, atau ada juga yang bilang the lowest part in his life. konsekuensinya dia hadapin.

hidupnya bukan lagi miliknya. seperti itu katanya dlu, tapi yah, seiring waktunya berlalu, dia lupa. jelas, dia lupa, dia menikmati hidupnya, lepas dari beban.
tapi ada satu saat yang buat dia tahu satu hal kecil dan mengerti, hhmm, kenyataan itu jelas mengganggu meski seringkali dia pura-pura tak mau tahu. terus aja seperti itu.

dan belakangan dia mulai sadar, dia mulai ingat lagi, dan seharusnya memang dia udah sadar dari awal. hidupnya tuh cuman gini aja, bukan untuk mimpinya, bukan untuk hatinya.

hahaha, singkat, kejam, tapi itu juga kata dia sendiri, kenyataannya, tak ada yang berubah kecuali hatinya, perasaannya..
penolakan terus menerus, rutinitas, kekangan, perlahan menggerogoti.
hatinya perlahan membatu, atau retak, tak taulah yang mana.

perlahan, kalau terus seperti ini, dipastikan dia akan mati, mati rasa maksudnya, toh begitulah nanti dia ngejalanin hidup, kayak zombie. hari demi harinya cuman rutinitas tanpa henti. kalo emank dikasih waktu panjang di dunia sama Yang Kuasa, dia harus bertahan, seperti selama ini, memendam semua sendiri, semoga kapasitasnya masih muat.
kalo ga gitu, yakinlah bakal jadi gila.




@sayah_ian

Kala Itu.



hidupku tak lebih baik dari orang lain, bahkan saat ini hidupku adalah rutinitas dan kebohongan.
tak ada lagi kamu yang rindu,
tak ada lagi perhatian, tak ada lagi apa-apa, kosong.
tapi mungkin tak mengapa, terpenting itu kamu masih disana
masih tersenyum dengan indah, masih melukis penuh warna.

selamat tinggal untukmu, cintaku yang tinggal satu.
hati ini sedang mati untukmu, beku tak mau lagi mengenal waktu.

semoga rasamu untukku terbuang jauh,
jangan ragamu, jangan hidupmu, jangan pula senyummu.
tetaplah ceria, tersenyum indah seperti biasa,
senyummu yang jadi candu bagiku,
yang tak mungkin lagi bisa aku sentuh.






@sayah_ian

salam berantakan..~
20 April 2020

Monday, February 5, 2018

Camkan.


menulislah, biar ada jejakmu di dunia, entah itu di balik kaca atau yang nyata
berhentilah jika tak bisa, tangguhkan pena
sandarkan jari-jarimu, baringkan jika sudah penat berpesta

bernyanyilah, untukmu sendiri, untuk lepas hari
untuk terbang sendiri dalam memori.

menangislah, untuk mereka, dan juga untukmu sendiri,
ingat coretan-coretan hitam hidupmu tak lebih gelap dari mereka
namun kilauan emas baikmu juga tak sebaik mereka.

berlarilah, tak perlu ragu dengan batu
ada ataupun tidak alas kakimu, tak ada bedanya.

dan terakhir, tidurlah, pejamkan matamu yang tak lagi bercahaya
camkan dalam tanya, apa itu semua benar adanya?
bermimpilah, tentang mereka, jangan tentangmu
camkan dalam titik, dirimu bukan pusat dunia.

camkan dalam segalanya, tak ada yang selamanya..


@sayah_ian

5 Februari 2018.  salam berantakan..~

Wednesday, August 30, 2017

Nah..


akoe punya mimpi, berjalan menyusuri trotoar di setiap kota di Indonesia. tapi sepertinya tinggal mimpi, bahkan sekarang turun dari jembatan penyeberangan sajah sudah cukup buat kakiku gemetar dan berkeringat dingin.
melihat dari ketinggian terbuka jadi satu ketakutan sendiri untukku, entahlah sejak kapan, bisa diatasi memang tapi masih cukup menganggu, sudah selemah itukah akoe ? T.T
belum lagi, gelap dalam mimpi dan segala yang buruk-buruk itu kembali lagi.
huff.. sudah lama tak pernah, dan sudah lupa jika tak kembali.
tangan yang tak mampu menggenggam, terus juga kapas terasa seakan seberat batu.

segala macam perang dan sampah yang berkelebat dalam kepalaku, argh!
sepertinya ada yang perlu diluapkan, tapi apa ?
amarah ? bukan, jelas bukan. sedih ? bukan juga, tak ada yang kudukakan saat ini.



Sedikit catatan.


wew.. tenyata tahun ini belum ada terbit satu tulisan pun di blog, ha ha ha.

lets make some then.

Dengan sudut pandang sayah semata,

Tahun 2017 ini dimulai dengan rutinitas seperti biasa, disertai beberapa perubahan yang harus disegerakan. Perencanaan dilakukan, dan seperti biasa pula, dipatahkan, dianggap angin lalu dan terbuang di sudut ruangan.
Pergantian pucuk pimpinan boleh dibilang hampir mengubah segalanya, cara, gaya, dan kebiasaan juga. Manajemen dengan arogansi yang dengan halus menyatakan bahwa kuasanyalah yang berlaku kini. Memang benar, namun sepertinya tidak begitu populer lagi bukan ?